akatiga.org

Mengukur Tingkat Kesehatan Masyarakat Sipil di Indonesia

01 November 2012 By In Acara
Rate this item
(0 votes)

Diskusi bulanan AKATIGA 25 Oktober lalu menghadirkan Fransisca Fitri Kurnia Sri sebagai pembicara dan Nurul Widyaningrum, Direktur Eksekutif AKATIGA, sebagai pembicara. Fransisca sendiri adalah direktur Eksekutif YAPPIKA, sebuah organisai masyarakat sipil yang melaksanakan berbagai program demi terwujudnya masyarakat sipil yang demokratis dan mandiri untuk memperjuangkan hak-haknya. Dalam diskusi yang dihadiri 22 orang dari kalangan OMS, mahasiswa, pengajar, dan masyarakat umum itu pembicara memaparkan perihal Indeks Masyarakat Sipil (IMS) yang dalam beberapa tahun terakhir ini digunakan YAPPIKA untuk mengukur tingkat kesehatan masyarakat sipil di tingkat nasional dan kabupaten di Indonesia.

Indeks Masyarakat  SIpil (IMS) merupakan alat untuk menilai tingkat €˜kesehatan€™ masyarakat sipil yang awalnya dikembangkan oleh CIVICUS.  Oleh YAPPIKA (link: yappika.or.id)  alat ini dimodifikasi untuk melakukan pengukuran kesehatan masyarakat sipil di Indonesia. Dalam pengukuran indeks itu, dalam IMS terdapat  4 dimensi, 25 subdimensi, dan 74 indikator.

Di tingkat nasional, IMs menilai kesehatan masyarakat sipil dengan berbagai sumber, termasuk di antaranya mengandalkan hasil-hasil kajian lembaga lain. Di tingkat kabupaten, pengukuran indeks lebih kuat dengan model partisipasi.  Pengukuran oleh YAPPIKA di tingkat kabupaten telah dilakukan beberapa kali dan dapat memberikan gambaran dan penejelasan naik turunnya kesehatan Indeks masyarakat sipil.

Selain sebagai alat pengukuran, proses (dan hasil) pengukuran ini juga ditujukan sebagai refleksi bagi kelompok masyarakat sipil di kabupaten untuk menilai kondisi mereka dan menyusun rencana-rencana aksi berdasarkan hasil pengukuran tersebut.

IMS lebih melihat sisi makro dari  tingkat kesehatan masyarakat sipil di suatu daerah.  Diperlukan metode lain atau pertanyaan tambahan dalam IMS jika ingin melihat hubungan antar indikator maupun antara indikator dengan hasil studi yang lain.

Read 2635 times Last modified on Senin, 02 September 2013 09:42

Apa itu Akatiga?

Lembaga Pusat Penelitian Sosial yang mengkaji isu-isu sosial untuk pengentasan kemiskinan bagi kaum marginal di Indonesia.

Alamat

Jl. Tubagus Ismail II. No 2.
Bandung 40134. Jawa Barat - Indonesia.

Phone: 022 2502302
Fax: 022 2535824

E-mail: akatiga@indo.net.id

  

Berlangganan

Hasil studi, Berita dan opini di email anda

Peta

Anda disini: Acara Mengukur Tingkat Kesehatan Masyarakat Sipil di Indonesia