AKATIGA

artikel

ARTIKEL DAN OPINI  I  KEMISKINAN



Memerangi Kemiskinan Menuju Pemerataan Cetak E-mail
Ditulis Oleh: S.M.P. Tjondronegoro   

Gejala Kemiskinan Dalam Perspektif Sejarah.

Kemiskinan sebagai gejala dalam masyarakat sudah dikenal sejak makhluk manusia menghuni bumi, tetapi kesadaran untuk memeranginya guna mewujudkan pemerataan baru mulai berkembang setelah timbul hubungan antar-bangsa dan negara yang sekarang bertambah erat, sehingga juga kita dapat membandingkan mana yang kaya dan mana yang miskin. Sepanjang dapat kita telusuri kembali sejak manusia beragama, kemiskinan sudah diakui ada, dan semua agama juga mengandung perintah

selengkapnya...
 
Kelompok Marjinal di Perkotaan: Dinamika, Tuntunan, dan Organisasi Cetak E-mail
Ditulis Oleh: Hetifah Sjaifudian, Ph.D   

Istilah “miskin” merendahkan martabat.
Istilah “terpinggirkan” secara politik lebih punya makna.


Klarifikasi atas Istilah: Siapakah Kelompok Marjinal itu?

Tidak ada definisi tunggal tentang siapa kelompok yang terpinggirkan. Lazim diasumsikan bahwa mereka yang tergolong kelompok terpinggirkan (marjinal) adalah mereka yang miskin. Namun, terpinggirkan dan miskin tidak serta merta sama. Orang miskin biasanya masuk dalam kelompok terpinggirkan, tetapi orang yang terpinggirkan tidak selalu bisa disebut miskin. Bagaimana lantas kelompok-kelompok terpinggirkan

selengkapnya...
 
Meneropong Efektifitas Program Penghapusan Kemiskinan dan Jaminan Sosial di Bawah Kepemimpinan SBY Cetak E-mail
Ditulis Oleh: Juni Thamrin   

Dalam usia dua pertiga masa kepemimpinan dan kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Indonesia, sebenarnya telah ada tanda-tanda yang sangat jelas dan sistematis untuk menghapuskan kemiskinan dan membentengi keluarga-keluarga miskin dengan jaminan dan perlindungan sosial yang cukup signifikan. Pada awal tahun pemerintahan SBY telah dimulai dengan rangkaian langkah-langkah penyusunan Strategi Penghapusan Kemiskinan Nasional (SPKN) yang cukup alot .

selengkapnya...
 
Kota Untuk Siapa? Cetak E-mail
Ditulis Oleh: Nurul Widyaningrum   

Instead of being a focus for growth and prosperity, the cities have become a dumping ground for a surplus population working in unskilled, unprotected and low-wage informal service industries and trade.’ (UN Habitat 2003, dalam (Davis 2004)

Tulisan ini akan melihat perkembangan sektor informal dan kawasan kumuh di perkotaan dalam kaitannya dengan peningkatan jumlah penduduk di perkotaan serta respon dari kebijakan dan perencanaan kota. Terlihat bahwa meskipun urbanisasi menjadi semacam hal yang tak terelakkan (sebagai akibat proses dari berkurangnya kesempatan kerja di pedesaan) dan meskipun sektor informal mempunyai peranan penting

selengkapnya...
 


PENGUNJUNG

Kami memiliki 4 Tamu online
Anda Berada Dihalaman  : Home Artikel dan Opini Kemiskinan

PETA SITUS AKATIGA

sitemap Peta Situs Akatiga
akatiga