akatiga.org

Studi Kami

 

Studi Pelayanan Publik di Papua dan Papua Barat

Kemitraan Australia Indonesia untuk Desentralisasi (AIPD) meningkatkan kinerja pemerintah provinsi dan kabupaten. Lebih khusus lagi..

Selengkapnya

 

Evaluasi Teknis PNPM infrastruktur pedesaan- Barefoot

Proyek The Barefoot Engineers melatih lulusan sekolah menengah setempat untuk menjadi fasilitator teknis PNPM...

Selengkapnya

 

Studi Kebijakan Usaha Kecil dan Menengah

Usaha kecil dan menengah (UKM) merupakan bagian penting dari ekonomi Indonesia. Jumlah UKM di Indonesia mencapai 95% dari total perusahaan di Indoensia...

Selengkapnya

 

Evaluasi Dampak Penerima Manfaat dari PNPM/RESPEK di Papua dan Papua Barat

PNPM RESPEK, adalah bagian dari program kerjasama antara pemerintah daerah, yang dimulai tahun 2008.

Selengkapnya

Telusuri Studi Lainnya

 

Artikel

Mengatasi Anomie Tugas Terberat Presiden R.I 2014-2019
by Sediono Tjondronegoro

Sudah semaikn jelas dan terasa bahwa dalam masa Demokrasi Liberal yang telah melibatkan dan mempengaruhi kehidupan seluruh bangsa Indonesia sejak tahun 1998 jelas pula tercermin

Selengkapnya

Pemimpin Baru, Semangat Baru
by Administrator

Dengan senang hati AKATIGA mengumumkan penunjukan Fauzan Djamal sebagai direktur eksekutif yang baru dengan masa jabatan yang efektif dimulai pada tanggal 12 Mei 2014. Fauzan Djamal menggantikan Nurul Widyaningrum yang telah bergabung dengan AKATIGA sejak tahun 1999...

Selengkapnya

TANGGAPAN TERHADAP MASALAH PENJIPLAKAN KARYA TULIS
by Gunawan Wiradi

Baru-baru ini masyarakat digemparkan oleh berita tentang masalah penjiplakan atau “plagiat” (atau dalam dalam bahasa Inggris “plagiarism”). Khususnya dalam kalangan akademik...

Selengkapnya

Telusuri Artikel Lainnya

Terbitan Kami

 

Jurnal Analisis Sosial Vol 18. no 2.
Negara Pasca - Orde Baru dan Program Pengurangan Kemiskinan di Indonesia

Penulis:
Darmawan Triwibowo, Rizal Malik, Dinna Wisnu, Yulia Indrawati Sari/ Nurul Widyaningrum, Panca Pramudya, Hasrul Hanif, Tejo Wahyu Jatmiko, Abdul Ghofur,Abdul Rohman.

Selengkapnya
 

Jurnal Analisis Sosial Vol 18. no 1.
Indonesia dan Perjalanan Meraih MDGs: Agenda ke Depan

Penulis:
Mike Verawati Tangka, Sita Aripurnami, Jonna Damanik, Dwi Rubiyanti Kholifah, Hamong Santono, Ahmad Maftuchan, Siti Khoirun Ni'mah, Mickael B Hoelman, Maria Serenade Sinurat.

Selengkapnya
 

Tantangan Berinovasi di Era Globalisasi

Penulis/ Editor:
Yayasan AKATIGA bekerja sama dengan EU

Selengkapnya

Telusuri Terbitan Lainnya

Etika Penulisan Karya Ilmiah

etika

 Dalam komunitas keilmuan dikenal maksim “Publish or Perish”. Maksim yang berbunyi demikian itu, memicu dan memacu para akademisien untuk menghasilkan karya ilmiah. Seorang ilmuwan akan diakui kehadirannya melalui tulisan-tulisan. Mereka adalah orang-orang yang “berpikir-dengan-tanganya”. Menulis sebuah karya ilmiah merupakan suatu genre tulisan tersendiri yang berbeda dari menulis puisi, novel, cerpen atau karya-karya yang lain. Karya karya tersebut berbeda dalam format penulisan, dalam hal ini format penulisan ilmiah. Oleh karena itu para penulis karya ilmiah barang tentu perlu memiliki pengertian tentang format tersebut bagaimanapun sederhananya.

 

Buku yang ditulis oleh sdr. Gunawan Wiradi ini menambah informasi dan wawasan bagi kita tentang seluk-beluk penulisan karya ilmiah yang sangat bermanfaat bagi komunitas akademis. Kelebihan dari tulisan ini adalah fokusnya kepada masalah etika, yaitu etika penulisan karya ilmiah.

Etika penulisan adalah lebih daripada masalah teknis penulisan itu sendiri. Ia sudah bicara tentang apa yang seharusnya dilakukan dan yang tidak. Seseorang secara teknis, boleh telah menulis dengan cara yang benar, melainkan tetap ada resiko melanggar etika penulisan ilmiah. Etika lebih menyentuh hati daripada nalar pikiran. 

 

Buku yang ditulis oleh sdr. Gunawan Wiradi memerlukan banyak halaman untuk membicarakan plagiarisme. Plagiarisme sudah memasuki ranah etika, oleh karena berbicara tentang kejujuran dan penghormatan. Oleh karena itu bagus sekali bahwa sdr. Gunawan Wiradi mengangkat dan mengingatkan kita akan pentingnya masalah tersebut. Bagi saya, memang kejujuran dalam penulisan karya ilmiah memiliki nilai jauh lebih tinggi daripada aspek teknisnya. Dengan demikian pantaslah apabila maksim “publish or perish” itu disandingkan dengan “be honest or perish”

 

Saya menyaksikan tidak sedikit bibit-bibit yang memiliki masa depan yang bagus, namun akhirnya “lenyap dari peredaran” karena faktor ketidakjujuran yang mereka lakukan.

 

Maka, penyebaran peringatan tentang pentingnya memedulikan etika penulisan melalui buku ini sungguh dibutuhkan, khususnya untuk kalangan penulisan pemula. Janganlah bibit-bibit yang baik menjadi pupus karena telah melakukan “bunuh diri” dengan berperilaku tidak jujur. Sekali lancung ke ujian selamanya orang tidak akan percaya lagi.

 

Melalui praktek menulis secara terus menerus, kualitas sebuah karya ilmiah dapat ditingkatkan, tetapi sulit sekali memulihkan martabat seseorang, manakala sekali ia melakukan ketidak-jujuran.

Satjipto Rahardjo (alm)
Semarang,   Juni 2009

Koleksi Perpustakaan Terbaru

 
 

Apa itu Akatiga?

Lembaga Pusat Penelitian Sosial yang mengkaji isu-isu sosial untuk pengetasan kemiskinan bagi kaum marginal di Indonesia.

Alamat

Jl. Tubagus Ismail II. No 2.
Bandung 40134. Jawa Barat - Indonesia.

Phone: 022 2502302
Fax: 022 2535824

E-mail: akatiga@indo.net.id

Katalog online:
http://pustaka.akatiga.org

  

Berlangganan

Hasil studi, Berita dan opini di email anda

Peta