akatiga.org

Selasa, 25 Februari 2014 09:06

Buruh Perkotaan di Indonesia

A. PENDAHULUAN

Pembangunan di Indonesia yang amat berbias kota. Membawa akibat  persoalan perburuhan di perkotaan menjadi amat krusial. BPS mencatat bahwa tingkat partisipasi angkatan kerja di perkotaan pada Februari tahun 2013 adalah 67% dan tingkat pengangguran terbuka di kota jauh lebih tinggi (7,66% untuk 2012) dibandingkan di desa (4,72%). Karena ciri pasar tenaga kerja indonesia yang dualistik maka tenaga kerja di kota menunjukkan ciri yang sama: buruh di sektor formal dan di sektor informal. Sesuai dengan karakteristiknya maka sektor formal mudah direkam datanya dan akses terhadap kesempatan kerja di sektor formal di kota dua kali lipat (56%) lebih banyak dibandingkan dengan akses terhadap sektor formal di desa (24%)  (ceds, 2012).

Published in Artikel

Artikel ini  juga dimuat dalam buku Menemukan Konsensus Kebangsaan Baru : Negara, Pasar, dan Cita-cita Keadilan yang ditulis Faisal Basri, diedit oleh Dinna Wisnu dan Ihsan Ali-Fauzi dan diterbitkan oleh PUSAD Paramadina-Ford Foundation-Asia Foundation Desember 2013.

Dalam bukunya “Indonesia Kita”, Nurcholish Madjid menuliskan bahwa salah satu dari 10 platform politik untuk memperbaiki bangsa dan Negara Indonesia adalah mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat sebagai tujuan bernegara.  Di Indonesia kini yang sebagian warganya semakin kaya dan sejahtera, masih lebih besar bagian warganya yang belum menikmati kue kesejahteraan. Bagian besar warga itu adalah kaum pekerja yang dalam sebuah situasi persaingan  global menjadi kelompok yang masih harus berjuang untuk dapat mencicipi kue itu. Apa yang terjadi pada pekerja di Indonesia?

Published in Artikel
Kamis, 23 Januari 2014 08:31

REFLEKSI SITUASI PERBURUHAN 2013

PENETAPAN UPAH MINIMUM: ANTARA AKSI UNJUK RASA, KEGAMANGAN PEMERINTAH DAN ANCAMAN RELOKASI INDUSTRI

Tahun 2013 telah berlalu. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun 2013 masih diwarnai dengan rangkaian aksi unjuk rasa buruh terkait penetapan Upah Minimum. Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya: Mengapa buruh terus melakukan aksi unjuk rasa? Di sisi lain, menghadapi aksi unjuk rasa dan tuntutan buruh/ Serikat Buruh, pengusaha kembali mengeluarkan ancaman untuk melakukan relokasi industry. Sementara itu, pemerintah baik di pusat maupun daerah tampaknya masih terus gamang dalam menetapkan dan mengimplementasikan berbagai kebijakan perburuhan. Bagaimana kita melihat fenomena ini?

Published in Artikel
Senin, 25 November 2013 06:55

Sesama Buruh Menghujat Aksi Buruh

 Dimuat di Pikiran Rakyat, Teropong, Halaman 15, Senin 11 November 2013.

Setiap tahun dalam kuartal terakhir- terutama di antara bulan Oktober hingga Desember - dunia ketenagakerjaan di Indonesia diwarnai oleh aksi kolektif buruh dalam bentuk demonstrasi dan unjuk eksistensi. Saat itu adalah dimulainya proses penghitungan kenaikan upah minimum kota/kabupaten dan provinsi. Proses ini dilakukan dalam institusi Dewan Pengupahan yang terdiri dari tiga pihak atau tripartit yakni serikat buruh/pekerja, asosiasi pengusaha dan pemerintah.

Published in Artikel
Jumat, 08 November 2013 02:46

Workers Getting More Education

One signal of Indonesia’s industrial relations dynamics over the last few years is the high intensity of workers actions. In Jakarta alone the local police recorded no less than 1,050 workers actions in 2012 with consistent demands: wage increase and improvement of working conditions. Worker demonstrations also show a pattern in terms of timing — May Day and the last quarter of the year (during negotiations for the annual minimum wage increase). Since 2010, besides demands on wage increase and welfare, worker demonstrations have also demanded the implementation of universal social security.

Published in Artikel
Kamis, 19 September 2013 08:30

JAS Vol 15 No 2 Migrasi Internasional

Deskripsi:

Migrasi merupakan fenomena yang tak terhindarkan yang terjadi di setiap negara. Migrasi pada intinya merupakan perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain untuk mencari penghidupanyang lebih baik dari sisi ekonomi. Migrasi juga bukan hal baru, dan dilakukan dengan berbagai macam pola, penyebab, aktor yang terlibat, serta dampaknya. Munculnya migrasi dari desa diakibatkan oleh masalah agraria di pedesaan seperti tekanan penduduk, masalah penguasaan tanah, dan komersialisasi pertanian. Semua itu menekan kelompok miskin di pedesaan (petani yang hampir tidak memiliki tanah dan tunakisma) sehingga tidak memungkinkan lagi untuk menyerap tenaga kerja pedesaan di sektor pertanian.

Besar file: 2 MB

Download

Published in Jurnal Analisis Sosial

Deskripsi:

Jurnal ini berisi tulisan tentang apa saja kemungkinan akan pengorganisasian buruh menjadi “new social movement”, penelusuran kembali pemahaman akan konsep rakyat pekerja dan penempatan politik kelas dalam sejarah Indonesia, dan uraian tentang persoalan-persoalan yang selama ini menghambat persatuan di antara buruh. Serta mengangkat isu perumahan dan buruh dalam komuniti.

Besar file: 1.9 MB

Download

Published in Jurnal Analisis Sosial
Jumat, 13 September 2013 09:21

State-Sponsored Precarious Work in Indonesia

This article discusses labor outsourcing as the main form of precarious work in Indonesia. It is argued that demands for labor flexibility and the expansion of precarious work show that the state’s role in protecting workers is being cast aside as Indonesia’s peripheral position in global capitalism sees the state sponsoring a “labor flexibility regime.”

Published in Artikel

Deskripsi:

Download catatan diskusi ini.

Besar file: 0.13 Mb

Published in Catatan Diskusi

Deskripsi:

Penelitian ini menganalisa data sekunder terkait 17 persyaratan untuk menciptakan perusahaan yang berkelanjutan adalah untuk memberikan gambaran tentang keunggulan dan kelemahan relatif dari lingkungan yang kondusif di sebuah negara dari waktu ke waktu dan untuk membandingkannya dengan keunggulan dan kelemahan yang ada di negara-negara lain yang memiliki tingkat pembangunan yang sama.

Besar file: 1.7 Mb

Published in Hasil Penelitian
Halaman 1 dari 4

Apa itu Akatiga?

Lembaga Pusat Penelitian Sosial yang mengkaji isu-isu sosial untuk pengentasan kemiskinan bagi kaum marginal di Indonesia.

Alamat

Jl. Tubagus Ismail II. No 2.
Bandung 40134. Jawa Barat - Indonesia.

Phone: 022 2502302
Fax: 022 2535824

E-mail: akatiga@indo.net.id

  

Berlangganan

Hasil studi, Berita dan opini di email anda

Peta

Anda disini: Hasil Penelitian Displaying items by tag: Buruh