akatiga.org

Tanggapan terhadap Masalah Penjiplakan Karya Tulis ("Plagiarism")

03 Maret 2014 By GUNAWAN WIRADI In Artikel

Baru-baru ini masyarakat digemparkan oleh berita tentang masalah penjiplakan atau “plagiat” (atau dalam dalam bahasa Inggris “plagiarism”). Khususnya dalam kalangan akademik, masalah tersebut menjadi wacana yang serius, karena tuduhan penjiplakan itu menimpa seorang dosen Universitas Gajah Mada, Prof Dr Anggito Abimanyu. Tidak hanya dunia akademik, masyarakat umum pun turut dikejutkan karena disamping sebagai dosen, Anggito adalah seorang Direktur Jenderal dari suatu Kementerian, yang berarti seorang tokoh publik.

Disini saya tidak akan berkomentar banyak tentang kasus Anggito, melainkan akan sekedar bercerita sedikit mengenai masalah “plagiarism” (baca: plejerism).

Pada pertengahan dasawarsa 1980-an, saya kedatangan seorang intel dari Bakin. Seketika saya berdebar, kok ada intel mau menginterogasi saya. Ternyata saya salah duga. Dia datang untuk menanyakan pendapat saya mengenai maraknya jiplak-menjiplak di sejumlah Universitas, dan menyebut sejumlah nama, bukan hanya mahasiswa, tetapi juga beberapa profesor. Tentu, tidak perlu saya sebutkan disini universitas mana saja dan siapa-siapa orang itu.  Saya menjawab: “Lho kok tanya kepada saya itu urusannya apa? Saya ini orang kecil, tak punya jabatan, tak punya harta. Jadi maksudnya apa?”. Dia bilang: “Saya tahu Pak Wiradi kenalannya banyak. Karena itu saya minta bapak memperingatkan mereka!”. Jawab saya: “Lho kenapa bukan Bakin saja yang membongkarnya agar seluruh masyarakat tahu, dan mereka jera?”. Dia menjawab: “Itu dikhawatirkan akan menepuk air didulang, terpercik muka sendiri juga!”. Maksudnya, jika itu dibongkar terbuka, bangsa Indonesia akan malu dihadapan dunia Internasional.

Demikian sekelumit cerita sebagai latar belakang yang mendorong sejumlah teman dekat saya, agar saya menulis buku tentang “Etika Penulisan Karya Ilmiah”. Semula saya ragu, namun karena desakan yang bertubi akhirnya pada tahun 1996, saya berhasil menulis buku kecil dan diterbitkan oleh Yayasan Akatiga Bandung kerjasama dengan Yayasan Obor Indonesia Jakarta.

Ternyata buku kecil itu laris. Ketika persediaan sudah habis, permintaan dari berbagai pihak terus mengalir. Namun kritik dan saran pun berdatangan juga. Salah satu sarannya agar isinya jangan hanya mengenai norma-norma  dan teori-teori, tapi juga ada semacam petunjuk teknisnya bagaimana mewujudkan kepatuhan terhadap etika. Tetapi saran lain adalah jangan sampai buku itu menjadi terlalu tebal sehingga membuat orang enggan untuk membaca.

Karena itu maka pada tahun 2003, Akatiga mencetak ulang buku tersebut dan dilengkapi dengan lampiran panduan teknis dalam bentuk buku amat tipis, terpisah. Buku cetakan kedua ini pun laris sekali, walaupun datang pula sebuah kritik mengenai formatnya, yaitu bahwa dengan bentuk lampiran terpisah itu rasanya kurang nyaman, dan disarankan agar disatukan saja dengan buku induknya. Yang penting agar tetap di jaga bahwa bukunya jangan terlalu tebal, dan tetap sebagai “buku saku”.

Demikianlah, akhirnya pada tahun 2009, buku tersebut dicetak-ulang. Semula, dengan dua kali cetak ulang dan ternyata laris, harapan saya adalah masalah “plagiarism” akan tidak ada lagi. Tapi ternyata tidak demikian. Ada apa sebenarnya yang terjadi pada para intelektual kita? Jika kita berpikir positif, maka saya beranggapan bahwa mereka, para penjiplak itu, bukan karena sengaja “mencuri” gagasan orang lain, melainkan semata-mata karena “ketidak-tahuan” mengenai etika yang dianut dunia ilmiah internasional.

Begitulah, buku cetakan ke-3 yang ada dihadapan ibu/bapak sekarang ini diharapkan dapat membantu untuk menghindari “plagiarism”. Mudah-mudahan.

Terima kasih.

etika penuisan karya ilmiah Gunawan Wiradi

Harga: Rp. 37.000

Pemesanan: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

 

 

 

Read 7211 times

Apa itu Akatiga?

Lembaga Pusat Penelitian Sosial yang mengkaji isu-isu sosial untuk pengentasan kemiskinan bagi kaum marginal di Indonesia.

Alamat

Jl. Tubagus Ismail II. No 2.
Bandung 40134. Jawa Barat - Indonesia.

Phone: 022 2502302
Fax: 022 2535824

E-mail: akatiga@indo.net.id

  

Berlangganan

Hasil studi, Berita dan opini di email anda

Peta

Anda disini: Publikasi Artikel Tanggapan terhadap Masalah Penjiplakan Karya Tulis ("Plagiarism")