akatiga.org

Sekilas Sejarah

Sejarah Organisasi

Sejak tahun 1991, AKATIGA turut berkontribusi dalam mengembangkan sektor pengetahuan di Indonesia. Dalam periode itu pula berlangsung dinamika sosial dan politik yang turut memacu AKATIGA agar semakin responsif menanggapi perubahan. Hal itu tercermin dari lingkup penelitian AKATIGA selama lebih dari dua dekade yang dapat digambarkan melalui fase-fase di bawah ini:

 

  • Tahun-tahun Awal : Kajian Kaum Marjinal

Tahun-tahun pendirian AKATIGA bersamaan dengan memanasnya masalah perburuhan di Indonesia. Konflik yang dihadapi buruh, dan semakin memuncak sejak tahun 1994, tidak diimbangi dengan keberadaan kajian yang mendalam tentang perburuhan dan silang-sengkarutnya. AKATIGA merespon kondisi ini dengan berkutat dalam isu buruh, di samping tetap menyoroti isu petani, agraria, dan pelaku usaha kecil.  Respon kritis terhadap situasi perburuhan Indonesia ditunjukkan melalui Jurnal Analisis Sosial AKATIGA yang terbit perdana tahun 1995 dengan judul Buruh dan Krisis Hubungan Industrial.

 

  • Krisis Ekonomi, Reformasi, dan Desentralisasi

Dinamika ekonomi politik di tingkat makro, terutama pada kurun waktu 1997-1998, mendorong AKATIGA mengembangkan studi yang berkutat pada dampak krisis. Hingga awal tahun 2000-an, AKATIGA konsisten menyoroti imbas krisis terhadap pelaku usaha kecil, perempuan, kehidupan pedesaan, dan buruh yang menjadi input bagi Bank Dunia dan ADB di dalam asistensi mereka terhadap pemerintah. Angin Reformasi yang turut melahirkan kebijakan desentralisasi mendorong AKATIGA untuk mengembangkan Divisi Governance pada tahun 2001. Divisi baru diarahkan mampu menyoroti secara mendalam gerak pemerintah dan tata kelola kepemerintahan di daerah.

 

  • Penguatan Jaringan dan Advokasi Kebijakan

Pasca-1998, AKATIGA semakin kukuh mengeksplorasi isu-isu buruh, agraria, usaha kecil, dan tata kelola pemerintahan. Topik-topik penelitian AKATIGA semakin memperhatikan konteks persoalan dan wilayah. Masalah kemiskinan kembali ditekankan menjadi kerangka dasar kegiatan penelitian dan kajian topik penelitian diletakkan dalam konteks wilayah pedesaan dan perkotaan serta keterkaitan keduanya. Sembari terus mengawal dan mencermati isu-isu tersebut, AKATIGA juga memperkuat dan memperluas jaringannya dengan LSM, organisasi masyarakat sipil, juga serikat. Pada periode tahun 2000-an, AKATIGA semakin mengarahkan dirinya untuk menjadikan hasil penelitian sebagai rujukan dengan menyediakan analisis, rekomendasi kebijakan, juga strategi advokasi bagi pemerintah maupun masyarakat sipil.

 

  • Membangun Sektor Pengetahuan untuk  Perubahan Kebijakan

AKATIGA telah membangun reputasinya sebagai lembaga penelitian yang mengkaji dan mengadvokasi isu kemiskinan dan kaum marjinal.  AKATIGA mencoba menyeimbangkan antara penguatan jaringan di tingkat bawah dengan kajian terhadap program-program pemerintah dan donor dalam skala besar seperti PNPM dan PNPM Respek. Keputusan ini dilakukan untuk mendorong perubahan kebijakan berkaitan dengan penghapusan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat melalui pengumpulan pengetahuan mengenai program di tingkat desa.

AKATIGA juga kini tengah menyinergikan semua hasil studi dan advokasi yang telah dilakukan ke dalam sistem manajemen pengetahuan agar dapat dimanfaatkan oleh publik juga rujukan bagi pembuatan kebijakan yang adil.

 

  • Tantangan Pemerintahan Lokal

Reformasi dan desentralisasi telah mengubah struktur pemerintahan juga membuka ruang kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat dalam pembuatan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Merespon hal ini, AKATIGA di masa mendatang juga akan melaksanakan studi-studi terkait tata kelola pemerintahan. Beberapa isu yang dapat dieksplorasi adalah partisipasi anak muda dalam politik, penguatan kapasitas kader desa agar terlibat dalam program pemerintah, juga pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan pelayanan publik.

 

 

 

Apa itu Akatiga?

Lembaga Pusat Penelitian Sosial yang mengkaji isu-isu sosial untuk pengentasan kemiskinan bagi kaum marginal di Indonesia.

Alamat

Jl. Tubagus Ismail II. No 2.
Bandung 40134. Jawa Barat - Indonesia.

Phone: 022 2502302
Fax: 022 2535824

E-mail: akatiga@indo.net.id

  

Berlangganan

Hasil studi, Berita dan opini di email anda

Peta

Anda disini: Sejarah Organisasi